Laman

Minggu, 28 Februari 2010

Car Free Day

Hari ini pasukan inti (Saya, Nisa, dan Irma) ikut meramaikan Car Free Day alias hari bebas berkendaraan. Ini pengalaman pertama saya temann, sebelumnya cuma sepeda-an muterin gelora Bung Karno, hehe.
Awalnya janjian dirumah Nisa jam 5.30 dan saya ngaret,maaf.
Jalan dari rumah Nisa sekitar jam 6.00 pagi. Jalanan lancarnya bukan main, lampu merah-pun kita terjaang, sepinya jalan raya. Sebelumnya kami mampir ke pom bensin, lumayan ngisi angin gratis, hehehe. Sekitar jam 06.30 kita udah sampai di Senayan. Memang beda antara CFD dimana jalur cepat sengaja ditutup dan hanya digunakan untuk para pejalan kaki dan sepeda.
Irma telah sampai duluan, ia menunggu saya dan Nisa di HI. Tidak sulit menemukannya, karena Irma menunggu kami tepat di depan Plaza Indonesia.
Setelah istirahat sejenak dan berfoto-foto ria, kami menuju Monas. Ya, mungkin terbayang Monas menjadi lautan manusia, kami harus berhati-hati mengendarai sepeda. Mengapa? karena beragam aktivitas dilakukan di Monas, mulai dari bermain badminton, sepak bola, duduk-duduk bersama komunitas, dsb.
Setelah Monas tujuan kita selanjutnya adalah 7eleven Menteng. Ya, 7eleven sebelumnya telah saya ulas dalam blog ini, hehe.
Tak lupa kami menyempatkan diri ke Taman Menteng, tapi sayang patung Obama kecil sudah dipindahkan seminggu yang lalu, hehe.
Perjalanan cukup panjang, matahari mulai menampakkan dirinya, kami-pun bergegas pulang karena badan semakin menghitam, hehe.
Pengalaman yang cukup seru bersama pasukan inti.
Semoga saja bisa terealisasi setiap bulan, amien.



Kamis, 25 Februari 2010

RS Tempat Kelahiranku Terbakar

Kaget pas baca tweet dari temen "Rumah Sakit Otorita Batam terbakar tadi malam"
Ya, saya berasal dari Batam, siapa sih yang gak tau RSOB?
Saya lahir di RS itu, kalau sakit juga dateng kesana, cabut gigi-pun disana.
RSOB merupakan RS pertama di Batam, dimana didirikan pada tahun 1971. Awalnya RS ini berupa poliklinik yang didirikan oleh PT. Pertamina.
RSOB berlokasi di Sekupang dan tadi malam tepatnya hari Kamis, 25 Februari 2010 habis dilalap api. Gak kebayang, pasti semua pasien panik dan berusaha untuk menyelamatkan diri keluar gedung.
Berdasarkan berita yang saya baca, api berasal dari gedung perawatan di lantai tiga, yaitu ruang arsip. Meskipun api berhasil dipadamkan dengan mengerahkan 6 unit mobil kebakaran, sampai saat ini belum diketahui kepastian penyebab kebakaran.
Semoga saja semua bisa membaik begitu juga pasien yang sedang di rawat.
Amin.


Sunset Candi Boko



*sunset di Candi Boko

Berwisata ke Jogyakarta memang tidak ada habisnya, itulah sebabnya Jogya mempunyai trademark "Never Ending Asia".
Selain berwisata pantai, saya dan teman-teman juga sempat mengunjungi Candi Boko. Letaknya sangat berdekatan dengan candi Prambanan, jadi tidak ada salahnya jika mempunyai waktu datanglah kesini.
Candi ini memiliki keistimewaan dibandingkan candi lainnya. Selain letaknya berada di atas bukit, candi Boko juga memiliki beberapa bangunan diantaranya adalah gapura, candi pembakaran, paseban (balai), pendapa, dan kompleks pemandian Keputren.

Datanglah disaat matahari mulai tenggelam, dimana sinar matahari tampak sangat jelas di candi Boko. Tak jarang begitu banyak pengunjung yang tidak ingin melewatkan untuk hunting sunset di candi Boko.
Terdapat pula telaga yang dipercaya jika meminum airnya dan berdoa maka akan terkabul permintaannya (semua itu tergantung kepercayaan dari pribadi masing-masing individu).

Pantai nan Indah di Jogya

Pantai Parangtritis mungkin sudah sangat familiar di telinga teman-teman. Kali ini saya akan mengajak wisata pantai di daerah sekitar Jogyakarta, tapi bukan pantai Parangtritis, hehe.

Pernahkah teman-teman mendengar pantai Baron ? pantai Kukup ? atau pantai Krakal ?
Semua pantai yang baru saja saya sebutkan tadi adalah pantai-pantai yang ada di sekitar daerah Jogya loh. Terletak di daerah Gunung Kidul, dimana kita harus melewati daerah Wonosari yang sungguh indah pemandangannya.
Pantai Baron terletak sekitar 60 km dari Jogya. Begitu juga dengan pantai Kukup dan Krakal hal ini dikarenakan pantai-pantai tersebut merupakan satu garis pantai. Selain ketiga pantai di atas, juga terdapat pantai Sundak dan pantai Siung.

Jika kita berada di pantai Baron, akan terlihat sebuah tebing yang berbentuk menyerupai kapal. Sebagian besar penduduk bermata-pencaharian sebagai nelayan. Pada siang hari, begitu banyak kapal nelayan yang berlabuh di pantai Baron, mereka baru pulang melaut tepatnya. Jika beruntung, kita dapat membeli ikan segar dengan harga murah tentunya.



*pantai Baron -- terlihat tebing yang menyerupai ujung kapal kan?

Antara pantai Baron dan Kukup dipisahkan oleh tebing yang tinggi. Saya beserta teman-teman mencoba untuk menaiki tebing tersebut. Sungguh indah pemandangannya. Perjalanan yang panjang dari Jogya pasti akan terbayar dengan wisata yang menyejukkan mata ini.




*pantai Kukup disebut-sebut sebagai Bali-nya Jogya, mirip Tanah Lot soalnya

Yang paling indah adalah, pantai ini memiliki ombak yang sangat besar, masih bersih karena tidak banyak pengunjung layaknya pantai Parangtritis.